Ampun! Harga Laptop Semakin Mahal, Rupanya Ini Biang Keroknya - DANA KAGET
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ampun! Harga Laptop Semakin Mahal, Rupanya Ini Biang Keroknya

harga laptop,harga laptop asus,harga laptop acer,harga laptop hp,harga laptop lenovo,harga laptop apple,harga laptop asus 3 jutaan,harga laptop iphone,harga laptop dell,harga laptop msi,dana kaget,

Harga laptop dalam negeri semakin membumbung karena ada kritis chipset semikonduktor sepanjang wabah corona. Kenaikan harga cukup berarti untuk beragam merk laptop di pasar.

Harga Laptop Terbaru

Bila menyaksikan produk laptop baru yang ditawarkan pada situs official seller di e-commerce, minimum untuk pembelian laptop kelas menengah harus mengambil kantong capai Rp lima juta. Tetapi, itu juga detail yang didapat sekelas processor Intel Celeron.

Sementara bila ingin memperoleh jenjang processor yang semakin tinggi seperti i3 dan i7 atau semacamnya harus mengambil kantong minimum Rp tujuh juta ke atas.

Seperti tipe laptop Acer Aspire 5 Core i3 harus mengambil kantong sampai Rp 8,lima juta itu juga harus pre-order. Sementara Acer Aspire 5 Slim dengan processor i7 dipasarkan pada harga Rp 12,tujuh juta.

Berpindah pada merk lain, seperti Asus jual tipe laptop Vivobook paling murah pada angka Rp 4,lima juta dengan processor intel Celeron. Sementara Vivobook 15 dengan processor i3 dipasarkan Rp 7,dua juta.

Peningkatan harga ini tidak terlepas dari kritis chipset yang terjadi di beberapa penjuru dunia.

Menurut Head of Public Relations Asus Indonesia Sistem BG, Muhammad Firman, menjelaskan kelangkaan semikonduktor membuat suplai CPU, GPU, RAM, sampai SSD sampai chip - chip yang lain yang dipasang di motherboard atau otak dari computer terbatas.

"Ini membuat jumlah laptop yang dapat dibuat juga menyusut, dan ini bukan hanya pada laptop atau komputer desktop. Piranti electronic yang lain memakai chip dimulai dari handphone sampai mobil alami masalah," kata Firman, ke CNBC Indonesia, Rabu (9/3/2022).

Minimal dari keadaan kelangkaan ini pabrikasi mau tak mau meningkatkan nilai jual laptop, untuk beli kembali elemen semikonduktor untuk proses produksi selanjutnya.

"Peningkatan harga cukup berarti, dapat sampai 30%," kata Firman.

Ditambahkan keinginan warga kini sedang naik akan keinginan laptop. Di mana keperluan beragam tugas sampai sekolah dilaksanakan secara online.

Karena itu usaha yang sudah dilakukan untuk jaga konsistensi harga, dimulai dari jaga konsistensi stock. Menurut Firman dari 2021 lalu, Asus sukses tingkatkan produksi dan pengangkutan laptop ke Indonesia dibanding 2020 dan 2019. Tetapi kelangkaan chipset ini masih bersambung sampai 1-2 tahun di depan.

"Tetapi keadaan kelangkaan chipset ini peluang akan jadi berlanjut sampai 1-2 tahun di depan. Di lain sisi, zaman new normal ini membuat warga makin perlu dengan piranti laptop atau PC desktop untuk kerja di rumah dan sekolah dari rumah.

Kita sendiri mengharap dapat semakin maksimal dalam membagikan stock piranti-perangkat laptop dan desktop kita yang cuman sedikit ini untuk ditebar ke sebanyak-banyaknya pemakai di Indonesia, bukan hanya di beberapa kota besar saja," kata Firman.